Slides 41. Download presentation. TOKOH MISI: RASUL PETRUS PELAJARAN SEKOLAH SABAT, PELAJARAN 9, 23 – 29 AGUSTUS 2008. Ayat Hafalan: Kisah 4: 13 “ Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. ”. AlkitabYang Terbuka Alkitab Terjemahan Baru Alkitab Kabar Baik (BIS) Alkitab Versi Borneo Bahasa Jawa Bahasa Batak Karo Bahasa Sunda New English Translation King James Version. Bilangan 35:1-34. Tokoh. Allah, Musa. Nama dan Tempat. Israel, Kanaan, Lewi, Moab, Musa, TUHAN, Yerikho, Yordan. ImamBesar Perjanjian Baru. Kita mempunyai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Maha Besar di sorga dan yang yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia. · Pasal 9 Namun apa daya, Kerajaan Israel justru jadi sombong dan melupakan Allah. Bagai kacang lupa kulitnya, mereka lupa siapa yang telah memilih dan memimpin mereka keluar dari perbudakan Mesir. Mereka lupa akan segala keajaiban yang Allah kerjakan. Bangsa Israel malah menyembah ilah bangsa asing dan mengikuti kebiasaan bangsa di sekitar mereka. Inilahtokoh yang sombong dan ulasan lain mengenai hal-hal yang masih ada kaitannya dengan tokoh yang sombong yang Anda cari. Berikut ini tersedia beberapa artikel yang menjelaskan secara lengkap tentang tokoh yang sombong. Klik pada judul artikel untuk memulai membaca. Semoga bermanfaat. RO6B. Lori Official Writer Tersandung jatuh ditengah kesuksesan, karena tak mau mendengar nasihat atau teguran, kisah seperti ini sering kita jumpai dalam kehidupan. Kesombongan menjadi salah satu faktornya. Pada hal nasihat tentang kesombongan sering kita dengar, salah satunya contohnya cerita rakyat Maling Kundang. Alkitab juga mengingatkan dan memberikan contoh bahayanya kesombongan. Ini adalah kisah seorang pria hebat yang diurapi Tuhan sejak lahir. Ia diandalkan bangsanya, namun hidupnya berakhir dengan kehancuran. SIAPAKAH DIA? Dia adalah Simson. Simson adalah salah seorang hakim Israel dari suku Dan. Sebelum dilahirkan, Simson sudah diserahkan kepada Allah untuk menjadi nazir Allah seumur hidup. "Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." Hakim 133-5. Alkitab menuliskan bahwa Roh Allah ada dalam Simson, dan ia diberikan kemampuan yang sangat luar biasa untuk melakukan perbuatan-perbuatan ajaib dengan kekuatan fisiknya. Kekuatan Simson mampu membunuh singa dengan tangan kosong, mengalahkan 30 orang di Askelon, memukul mati 1000 orang Filistin dengan tulang keledai, mencabut pintu-pintu gerbang kota Gaza, dan menghancurkan kuil Dagon hingga menewaskan 3000 orang Filistin. Meski memiliki kekuatan jasmani yang hebat namun Simson memiliki moralitas yang lemah. Sebagai manusia kuat, Simson justru dikendalikan oleh nafsunya. Hal ini ditunjukan saat Simson mengabaikan nasehat orangtuanya untuk mencari istri dari kalangan wanita Israel. Simson justru lebih tertarik dengan wanita-wanita yang berasal dari bangsa penyembah berhala. Alkitab setidaknya menuliskan bahwa Simson menjalin kasih dengan 3 wanita asing, yakni wanita di Timna, perempuan sundal di Gaza dan Delila. BACA HALAMAN BERIKUTNYA -> Sumber Ilustrasi Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Foto UnsplashSelain memuat perintah dan janji Allah, Alkitab juga membahas kisah beberapa tokoh penting. Tokoh-tokoh tersebut biasanya dikenal karena kesetiaan, ketaatan, dan pengabdiannya terhadap Tuhan Yesus di samping itu, ada juga tokoh Alkitab yang mengecewakan Tuhan Yesus dengan melanggar perintah-Nya. Mereka mengabaikan ajaran Tuhan dan melakukan dosa, sehingga mendapatkan siapa saja tokoh Alkitab yang tidak taat? Mari simak ulasannya melalui artikel di bawah Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Foto UnsplashTokoh Alkitab yang Tidak TaatAlkitab mencatat bahwa Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang menginjakkan kaki di bumi. Mengutip buku 100 Cerita Alkitab untuk Anak-Anak tulisan Igrea Siswanto 2021, Adam dan Hawa diciptakan pada hari keenam. Mereka diberikan kuasa atas semua ciptaan dan Hawa tinggal di taman yang paling indah, yakni Taman Eden. Mereka diperbolehkan melakukan segala sesuatu di taman tersebut, kecuali memakan buah yang memberikan pengetahuan baik dan jahat. Apabila melanggar, Adam dan Hawa akan ular berhasil membuat Hawa memakan buah terlarang itu. Kemudian, ia juga membujuk Adam untuk memakan buah tersebut. Setelah melanggar perintah Allah, keduanya mendapatkan hukuman dari Tuhan. Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden. Lalu, Allah juga menghukum ular dengan membuatnya berjalan merangkak dengan adalah tokoh Alkitab yang diutus oleh Tuhan untuk memberitakan injil di Kota Niniwe. Namun, ia melanggar perintah Tuhan dengan kabur ke Tarsis. Dalam perjalanan ke Tarsis, terjadi badai besar sehingga Yunus dilemparkan ke dalam laut, ia ditelan oleh sebuah ikan besar. Yunus pun berdoa kepada Tuhan, ia meminta ampun dan pertolongan kepada Tuhan Yesus. Setelah tiga hari mendekam di perut ikan, ikan tersebut memuntahkan Yunus ke akhirnya bertobat, ia pergi ke Niniwe dan memberitakan injil di sana. Dia menetap di kota tersebut hingga penduduk Niniwe bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Foto UnsplashMengutip buku Pada Mulanya yang ditulis oleh Tinie De Vries, dkk., Saul merupakan putra seorang petani kaya yang diurapi sebagai raja. Ia menjadi raja pertama kaum Israel. Namun, Saul ditolak Tuhan karena ia tidak tidak sabar menunggu Nabi Samuel mempersembahkan korban kepada Tuhan ketika orang Filistin menyerang dirinya dan bangsa Israel. Selain itu, ia juga tidak menumpas orang-orang dan hewan-hewan milik rakyat Amalek sesuai perintah Musa mungkin sudah tidak asing lagi bagi umat Nasrani. Tokoh Alkitab ini merupakan nabi yang dipakai Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Musa diberikan amanat untuk memimpin bangsa Israel ke Tanah demikian, Tuhan tidak mengizinkan Musa masuk ke Tanah Perjanjian tersebut. Sebab, ia telah melanggar perintah Tuhan. Kala itu, Tuhan memerintahkan Musa untuk memberikan minum kepada orang Israel dengan berkata pada bukit batu agar airnya Musa malah memukul batu itu dengan tongkatnya. Pelanggaran yang dilakukan Musa membuat Tuhan marah, sehingga ia tidak diizinkan menikmati kelimpahan di Tanah Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Kepada Tuhan Yesus? Apakah Musa Sampai ke Tanah Perjanjian?Mengapa Musa Dihukum Tuhan? Lori Official Writer Sejak lahir, setiap orang diberi nama sebagai identitas dan penanda. Biasanya nama akan diberikan oleh orangtua setelah anak lahir ke dunia. Tapi tahukah kamu jika pemberian nama ini sudah ada sejak dulu. Di zaman Alkitab, seseorang seringnya diberi nama sesuai dengan watak atau karakternya. Misalnya nama Raja Daud yang berarti Terkasih’. Dalam kehidupannya Daud memang dikenal sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan. Tapi seiring berjalannya waktu, seseorang bisa saja berganti nama. Pergantian nama ini bisa terjadi karena berbagai faktor, bisa karena pilihan sendiri atau karena kondisi tertentu. Alkitab sendiri mencatat beberapa nama yang pernah berubah nama. Tapi uniknya nama asli mereka diubah langsung oleh Tuhan sendiri. Berikut 5 tokoh Alkitab yang namanya diubah oleh Tuhan 1. Abram menjadi Abraham Tuhan memanggil Abram keluar dari kampung halamannya Haran, yang sudah dipenuhi dengan penyembahan berhala. Kala itum, Abram sudah memiliki hampir semua yang dia inginkan dalam hidup, kecuali punya anak. Istrinya Sarai mandul. Tapi Tuhan sendiri justru memilih Abram setelah dia beranjak tua dan pergi ke tanah yang Tuhan janjikan. “Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.” Kejadian 12 4 Tuhan melihat ketaatan hati Abram. Sejak itulah Tuhan berjanji akan selalu menyertainya. Saat itu pula Tuhan mengubah nama Abram menjadi Abraham. “Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.” Kejadian 17 5 Tuhan mengubah nama Abram yang artinya Bapa yang ditinggikan’ menjadi Abraham yang berarti Bapa dari banyak bangsa’. Tuhan mengubah namanya karena perubahan peran yang Tuhan berikan atas hidupnya. 2. Sarai menjadi Sara Istri Abraham, Sarai, juga berubah nama. Sama seperti suaminya, Tuhan mengubah nama Sarai menjadi Sara. “Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya.” Kejadian 17 15 Sarai sendiri memiliki arti putriku’, dimana kehormatannya hanya terbatas dalam keluarga saja. Karena itulah Tuhan mengubah namanya menjadi Sara yang artinya seorang putri’ dari banyak bangsa. Baca Juga FaktaAlkitab - NAMA-NAMA ALLAH YANG SEBENARNYA 3. Saulus menjadi Paulus Kisah pertobatan yang paling menginspirasi dalam Alkitab adalah kisah tentang Saulus. Kala itu, Saulus baru saja menerima surat dari para pemimpin agama Yahudi untuk melakukan perjalanan dan mensterilisasi gereja dari kaum Yudea. Saulus diberi wewenang untuk memukul, memenjarakan dan melempari orang percaya sampai mati. Stefanus sendiri adalah salah satu martir yang dilempari batu sampai mati. Tapi saat dalam perjalanannya ke Damaskus, Yesus justru menampakkan diri. Seketika itulah matanya menjadi buta. Dalam prosesnya, Tuhan memulihkan penglihatan Saulus dengan mujizat. BACA HALAMAN BERIKUTNYA ->Sejak itulah dia mulai menaruh iman percaya kepada Yesus. Dia terus menggali firman Tuhan dan takjub dengan segala pekerjaan yang dilakukan Yesus. Diapun ditugaskan menjadi seorang rasul. Dalam perjalanan penginjilan itulah nama Saulus diubah menjadi Paulus. Jika nama Saulus sebelumnya berarti penghancur’ maka nama Paulus memiliki arti orang yang kecil’. Dia adalah seorang pria yang dulunya sangat disegani dan ditakuti menjadi pria yang menganggap dirinya bukan siapa-siapa karena Kristus. 4. Simon menjadi Petrus Yesus mengubah nama Simon menjadi Petrus atau Kefas yang artinya batu karang. Tuhan mengubah nama tersebut sebagai representasi apa yang dia lakukan untuk gereja. “Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas artinya Petrus.” Yohanes 1 42 Saat itu Petrus tidak tahu peran yang Tuhan berikan kepadanya. Dia hanya taat mengikuti panggilan yang Tuhan sampaikan. Hingga akhirnya, dia membangun gereja Tuhan dan memperluas pelayanan pengabaran injil ke bangsa-bangsa. “Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Matius 16 18-19 Baca Juga Mengalami Kebebasan di Balik Nama Baru 5. Yakub menjadi Israel Kelahiran Yakub hanya beberapa detik setelah kembarannya Esau. Bati yang namanya berarti memegang tumit’ itu lahir dengan memegang kaki saudaranya. Bahkan saat tumbuh dewasa, karakter Yakub ini semakin kelihatan. Dia berusaha mendapatkan hak kesulungan dari kakaknya Esau. Bertahun-tahun kemudian, Yakub dan Esau menghadapi konflik dan memaksanya untuk kabur. Kejadian 32 mengisahkan ketegangan hubungan yang dialami oleh saudara kembar ini. Dalam pengungsiannya, Tuhan datang menghampiri Yakub. Lalu dia mulai bergulat dengan Tuhan sampai pinggul Yakub robek. Dia memaksa Tuhan untuk memberkatinya. “Lalu kata orang itu "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." Bertanyalah orang itu kepadanya "Siapakah namamu?" Sahutnya "Yakub." Lalu kata orang itu “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”” Kejadian 32 26-28 Nama Baru Bagi Orang Kristen Orang Kristen percaya bahwa saat mereka memasuki kerajaan kekal, Tuhan akan memberi mereka nama baru. Mungkin sama seperti Abraham, Sara, Paulus, Petrus dan Yakub, nama kita akan mencerminkan peran kita dalam kerajaan Allah maupun karakter dan kepribadian kita. Tuhan memanggil seseorang dengan nama tertentu karena nama itu adalah cerminan dari apa yang mereka lakukan. Seperti halnya Yesaya yang namanya berarti keselamatan dari Tuhan’ atau Yehezkiel yang artinya Tuhan akan menguatkan’. Bahkan nama Yesus sendiri memiliki arti yang diurapi Allah’. Tuhan mengenali kita dengan nama, bahkan sebelum kita dilahirkan. Tuhan tahu apa yang Dia ingin lakukan atas hidup kita, sekalipun kita tidak tahu apa-apa. Sumber Halaman Tampilkan per Halaman Ilustrasi Tokoh Alkitab yang Berdosa dan Bertaubat Foto UnsplashTokoh Alkitab identik dengan sosok yang bijak, taat, berhikmat, takut akan Tuhan, dan patut diteladani. Beberapa tokoh bahkan dipakai Tuhan secara luar biasa untuk menyatakan mujizat dan sebenarnya, ada juga tokoh-tokoh Alkitab yang pernah melakukan dosa dan mengecewakan Tuhan Yesus. Mereka memberontak dan melanggar perintah-Nya hingga akhirnya bertobat dan kembali ke jalan yang saja tokoh Alkitab yang berdosa dan bertaubat? Simak jawabannya melalui ulasan Tokoh Alkitab yang Berdosa dan Bertaubat Foto UnsplashTokoh Alkitab yang Berdosa dan BertaubatSaulus merupakan seseorang yang jahat dan membenci Yesus. Mengutip buku Spiritualitas Siap Juang oleh Eka Darmaputera, Saulus sering mengejar-ngejar dan memenjarakan orang-orang Kristen. Para rasul bahkan merasa takut ketika, Tuhan Yesus mendatangi Saulus dan kawan-kawannya di siang hari. Kemudian, Tuhan menyuruhnya pergi ke Damsyik. Setelah pertemuan tersebut, Saulus menjadi buta karena cahaya Tuhan yang menyilaukan. Ketika sampai di Damsyik dan bertemu Annanias, ia akhirnya bisa melihat ini membuat Saulus bertobat. Dia akhirnya dibaptis dan menjadi saksi Tuhan Yesus. Saulus juga mengganti namanya menjadi dikenal sebagai pemungut cukai yang kaya raya dan bertubuh pendek. Orang Yahudi sangat membenci dirinya karena ia bekerja sama dengan penjajah, yakni pemerintah Roma. Dia juga sering menarik uang lebih daripada ketika, Zakheus menaiki pohon ara untuk melihat Yesus yang melewati Kota Yerikho. Ketika melihat Zakheus memanjat pohon, Yesus menyuruhnya turun. Yesus juga berkata dirinya harus menumpang di rumah dengan Tuhan Yesus membawa pertobatan untuk Zakheus. Ia pun berjanji akan memberikan setengah hartanya untuk orang miskin dan mengembalikan harta yang sudah diperas dari orang lain sebanyak empat kali Tokoh Alkitab yang Berdosa dan Bertaubat Foto UnsplashDaud adalah seseorang yang berkenan di hati Tuhan. Dia mendapat penyertaan luar biasa untuk melawan raksasa Goliat. Namun setelah menjadi raja, Daud sempat mengecewakan Tuhan dengan melakukan dosa buku Queen, Empress, and Concubine tulisan Claudia Gold 2010, Daud secara tidak sengaja melihat Batsyeba yang sedang mandi. Dia pun tergila-gila dengan wanita tersebut. Daud mengetahui bahwa Batsyeba sudah menikah dengan prajurit sejati, Uria. Namun, ia tetap memanggil Batsyeba dan berzinah dengan wanita Batsyeba hamil, Daud segera menyuruh Uria pulang ke rumah. Namun, Uria enggan pulang lantaran ia ingin maju berperang. Daud akhirnya melancarkan rencana licik, ia memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Uria dengan menempatkannya di baris paling depan Uria mati, Daud mengambil Batsyeba sebagai istrinya. Perbuatan Daud membuat Tuhan Yesus murka, sehingga Dia mengutus Nabi Natan untuk menegur Daud. Setelah mendengar teguran tersebut, Daud meminta ampun kepada Tuhan dan bertaubat. Tuhan mengampuni dirinya, namun Daud harus menerima hukuman berupa kematian merupakan seseorang yang diutus Tuhan untuk menyampaikan pertobatan kepada penduduk Niniwe. Namun, ia memberontak dan kabur ke Tarsis. Ketika kabur menggunakan kapal, badai besar terjadi dan ia dilahap oleh ikan menetap di perut ikan, Yunus meminta ampun kepada Tuhan dan memohon pertolongan-Nya. Akhirnya, Tuhan mendengarkan doa Yunus, sehingga ikan itu memuntahkannya ke darat. Setelah sampai ke darat, Yunus berangkat ke Niniwe dan memberitakan injil hingga penduduk di sana Tokoh Alkitab yang Berdosa dan Bertaubat?Dosa Apa yang Dilakukan Daud?Apa Hukuman yang Didapatkan Daud? Sumber Renungan Harian Lentera JiwaKata Alkitab / 5 April 2021 Lori Official Writer Orang Kristen dikenal dengan sifatnya yang murah hati. Sifat ini harus jadi buah yang diahsilkan oleh setiap pengikut Yesus di masa ini. Tapi untuk meneladani dan menghidupi tindakan ini, kita bisa belajar banyak dari 4 tokoh Alkitab ini. Melalui kehidupan mereka kita akan terinspirasi untuk bisa memulai tindakan yang sama. 1 Janda Sarfat 1 Raja-raja “Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.” 1 Raja-raja 17 15-16 Dalam kisah ini diceritakan tentang seorang janda miskin yang hanya punya sedikit makanan saja. Dia hanya punya sisa makanan satu kali makan saja sebelum dia dan anaknya kelaparan. Tapi kehadiran Elia mengubah hidup janda itu. Ucapan Elia membuat sang janda merelakan sisa terakhir dari makanan yang dia punya. Elia sendiri meyakinkan sang janda bahwa akan ada kelimpahan saat dia dengan rela hati memberi apapun yang dia punya saat itu. Dan satu-satunya langkah berani yang dilakukan sang janda adalah dengan memberikan apa yang dia punya kepada Elia. Dari sang janda Sarfat kita belajar bahwa untuk jadi pribadi yang murah hari memang gak mudah. Karena kita akan diperhadapkan dengan tantangan iman. Tapi firman Tuhan sudah menjanjikan kita bahwa mereka yang memberi dengan kerelaan akan memperoleh kelimpahan sesuai dengan takaran yang sudah Tuhan sediakan. Janda Sarfat hanya belajar untuk percaya dan menyerahkan semua yang dia punya dan hasilnya pun luar biasa. 2 Wanita Sunem “Pada suatu hari Elisa pergi ke Sunem. Di sana tinggal seorang perempuan kaya yang mengundang dia makan. Dan seberapa kali ia dalam perjalanan, singgahlah ia ke sana untuk makan. Berkatalah perempuan itu kepada suaminya "Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus. Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan sebuah kandil, maka apabila ia datang kepada kita, ia boleh masuk ke sana.” 2 Raja-raja 4 8-10 Seorang wanita kaya di Sunem bertemu dengan Elisa dan mengundangnya untuk makan bersama keluarganya. Walaupun Elisa tidak tahu pasti motivasi wanita ini mengundang dia, tapi keramahan mereka selalu dirasakan oleh Elisa. Kalau kita berada di posisi Elisa, kita mungkin tergoda untuk merasa dimanafaatkan. Tapi wanita Sunem ini sangat berbeda. Dia mengajak suaminya dan menawarkan Elisa kamar sendiri dimana dia bisa tinggal saat datang ke kota itu. Dia bahkan menyediakan semua keperluan yang Elisa butuhkan. Kenapa wanita Sunem ini menunjukkan kemurahan hatinya kepada Elisa? Karena dia menganggap Elisa sebagai orang suci Tuhan’ atau hamba Tuhan. Itu artinya dia percaya kepada Tuhan dan ingin menunjukkan kebaikannya kepada orang-orang yang mengasihi Tuhan juga. Wanita Sunem ini mengajarkan kita bahwa sekalipun dia memiliki harta kekayaan, dia memilih untuk membagikan apa yang dia punya untuk bagi orang lain. Intinya, dia ingin menjadi berkat bagi orang-orang yang membutuhkan. Baca Juga 4 Tokoh Alkitab yang Paling Taat Sama Tuhan, Belajar dari Mereka Yuk! BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->3 Yusuf dari Arimatea “Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya. Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.” Matius 27 57-60 Yusuf dari Arimatea adalah sosok yang sangat penting dalam peristiwa penyaliban Yesus. Setelah Yesus menghembuskan napas terakhir di kayu salib, Yusuf Arimatea menyediakan kubur khusus untuk Yesus. Dia sendirilah yang menurunkan tubuh Yesus dari atas kayu salib, membersihkan dan membungkus tubuh Yesus dengan kain kafan kemudian membaringkannya di kubur yang sudah dia sediakan. Kubur yang dia sediakan tentu saja gak murah. Karena kubur itu benar-benar dipahat sedemikian indahnya. Selain harga, ketersediaan kubur seperti itu juga tidak banyak. Sebagai salah satu pejabat tinggi di masa itu, Yusuf memang mempunyai banyak uang. Tapi kasihnya kepada Yesus membuatnya tergerak untuk memberikan yang terbaik di detik-detik terakhir Yesus. Dia sama sekali memberikan apa yang dia bisa lakukan dengan murah hati tanpa imbalan apapun. 4 Gereja Makedonia “Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus. Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.” 2 Korintus 8 1-5 Gereja di Makedonia sama sekali miskin. Jadi gak heran kalau mereka tidak bisa berbuat apa-apa kalau ada yang meminta pertolongan. Kalimat yang mungkin akan mereka lontarkan adalah, “Kami sebenarnya ingin sekali membantu, tapi kami tidak punya apa-apa.” Baca Juga 6 Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Kepada Tuhan dan Hukuman yang Didapatkan Kita memang akan sangat mudah membantu orang lain waktu kita punya uang atau sesuatu yang dibutuhkan orang lain. Tapi bagaimana dengan memberi bahkan disaat kita gak punya apa-apa? Tapi Gereja Makedonia justru tergerak untuk ambil bagian untuk melayani orang lain sekalipun dalam keadaan tak mampu. Apa yang dilakukan keempat tokoh Alkitab di atas mengingatkan kita bahwa kemurahan hati adalah bentuk dari ketaatan kita kepada Tuhan. Waktu kita berperilaku murah hati, kita menemukan bahwa kesetiaan Tuhan jauh lebih besar atas hidup kita. Jadi, hari ini mari mengambil komitmen untuk bermurah hati kepada orang lain sama seperti Yesus sudah lebih dulu bermurah hati kepada kita. Kamu diberkati dengan artikel-artikel kami? Mari dukung kami untuk terus menghasilkan konten-konten terbaik di website ini dengan menjadi mitra Buat kamu yang tergerak untuk bergabung yuk. DAFTAR DI SINI Sumber Halaman Tampilkan per Halaman

5 tokoh alkitab yang sombong