Mintalahkepada Allah. Walaupon garam. - A blog by Tetel xoxkb. tsampoh Uncategorized March 8, 2017 March 8, 2017 1 Minute. Source: Mintalah kepada Allah. Walaupon garam. - A blog by Tetel xoxkb. Share this: Twitter; Facebook; Like this: Like Loading Published by tsampoh. View all posts by tsampoh MUSLIMBERGANTUNG & MEMINTA HANYA DARIPADA ALLAH. Sabda Nabi ﷺ: إِذَاَ سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ، وَإِذَاَ اسْتَعَنتَ فَاسْتَعِن بِاللهِ. "Sekiranya engkau meminta sesuatu maka mintalah daripada Allah. Sekiranya engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan daripada Allah Sungguh tidak ada amalan seorang hamba atau manusia atau jin atau makhluk apapun di alam jagad raya yang luas ini, melainkan jawabannya pasti, belum Kitatidak akan pernah rasa bahagia dengan harta, pangkat,kecantikan,kedudukan,ilmu dan kemasyhuran tetapi yang membuat kite bahagia hanya satu, iaitu rase syukur dalam setiap keadaan..Syukur ketika berpuasa digambarkan dengan rasa seronok melebihkan ibadah dari bulan lainnya, hati lebih syahdu dan cepat menangis bila kenangkan kebaikan2 Allah SWT.Badan lebih cergas melawan rayuan syaitan dan Jikaengkau memohon, pohonlah kepada Allah semata-mata. Jika engkau meminta pertolongan mintalah kepada Allah semata-mata. Ketahuilah bahawa jika semua umat manusia berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu menafaat, nescaya mereka tidak akan mampu memberi menafaat itu, melainkan dengan sesuatu yang telah ditaqdirkan oleh Allah. tIGj. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID ESDp-5jjyIJkNkI44FuSWebBjOrkUAeKsiPq8jM4nNxIOB6Z1weWhQ== Sebagai hamba yang beriman, sudah tentu meyakini bahwa semua urusan adalah Allah Ta’ala yang mengaturnya. Semua bentuk Pertolongan dan Rezeki adalah Allah Ta’ala satu satuNya yang memberikanNya. Maka sungguh aneh ketika ada sebagian orang yang ngaku beriman masih mencari segala sesuatu urusan dengan selain Allah Ta’ala, baik itu urusan yang kelihatannya samar atau sepele sampai kepada urusan yang besar. Curhatan hati yang seharuskan direalisasikan dalam doa kepada Allah saja, ini sampai semua orang harus tahu, katanya berita kepada kawan biar senasib sepenanggungan, ikutan iba, cari perhatian yang tidak pada tempatnya. Padahal Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengajari kita tentang doa yang bakal mampu dan bisa menjawab setiap keluhan kita, masihkan kita tidak yaqin dengan doa ini sehingga masih berusaha mencari dari selainNya. اَللّٰهُمَّ اَكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.” HR. Ahmad. Didalam hadits yang lain Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah berwasiat kepada Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhuma dengan sabdanya إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ Artinya “Apabila engkau meminta hajat, maka mintalah kepada Allah. Dan apabila engkau meminta pertolongan, maka mintalah pertolongan hanya kepada Allah.”. HR Ahmad dan At-Tirmidzi. Mari sejenak kita renungi hadits dibawah ini, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, لِيَسْأَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ حَتَّى يَسْأَلَهُ الْمِلْحَ وَحَتَّى يَسْأَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ “Hendaklah salah seorang dari kalian senantiasa meminta kebutuhannya kepada Tuhan, sampai pun ketika meminta garam, sampai pun meminta tali sandalnya ketika putus.” HR. at-Tirmidzi. Mintalah pertolongan kepada Allah Ta`ala ketika ingin melakukan apa pun selama itu bukan kejahatan. Mintalah pertolongan dan perlindungan kepada Allah Ta’ala meskipun itu untuk urusan yang sangat kecil. Semoga apa pun yang kita lakukan senantiasa Allah Ta`ala limpahi barakah dan menjadikannya sebagai penambah timbangan kebaikan di Yaumil-Qiyamah. Allah Ta’ala, berfirman وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِى وَلْيُؤْمِنُوا بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu Muhammad tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.” QS. Al-Baqarah 2 Ayat 186 Sesungguhnya do’a itu adalah ibadah. Memperbanyaknya merupakan kebaikan. Merasa cukup sehingga menjauhkan diri dari berdo’a kepadaNya merupakan kesombongan. Dan ini merupakan kehinaan yang sangat besar. Jika menyombongkan diri di hadapan manusia saja tercela, apalagi menyombongkan diri di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala, terhadap Allah Azza wa Jalla. Na’udzubillahi min dzaalik. Wallahu a’lam Abu Miqdam Komunitas Akhlaq Mulia Dalam keadaan hidup yang amat mencabar, kita sering diuji dengan bermacam ujian hidup. Anak sakit, suami yang tidak peduli malah kewangan yang jarang sekali mencukupi. Lelahnya terasa sarat, tapi janganlah kita terlupa yang Allah sentiasa ada untuk mahu kita jadikan agar Allah sentiasa membantu kita dalam apa juga kesempitan. Puan Siti Rohani ketika menonton perkongsian daripada Ustaz Hanan Attaki di Youtube mendapat AGAR ALLAH SELALU MENOLONG KITAJika kita mahu Allah menolong kita, jika kita mahu banyak kejutan, jika kita mahu hidup kita penuh dengan tips ini. Tipsnya ada 2 ;1. Jangan Keluar Dari Jalan AllahTetaplah dalam Islam. Pasti Allah beri. Bila berada di jalan Allah tiba-tiba ada kejutan dari langit. Tetap sahaja disitu dulu. Usah kecewakan Allah. Usah sampai Allah lihat kita buat sesuatu yang Allah tidak jika Allah sudah unfollow kita maksudnya Allah sudah berlepas tangan dengan kita. Semuanya akan unfollow lagi jika Allah block kita sampai Allah sudah tidak pandang kita. Siapa lagi mahu tolong kita melainkan Allah. Apa pun masalah kita. Walau sesulit mana sampai kita buat perkara yang Allah larang. Tiada jalan pintas untuk mendapatkan sesuatu. Ia melalui proses yang Selalu BerdoaSelalulah kita terus minta dari Allah. Doa kepada Allah. Doa itu adalah ibadah. Sekalipun belum dikabulkan doa, tetaplah kita berterusan Islam, berdoa itu sama seperti kita solat sunat 2 rakaat. Semakin kita banyak berdoa semakin Allah sayang kepada kita. Allah suka kepada hambaNya yang suka meminta buat sesuatu walau sekecil-kecil perkara minta dengan Allah Dengan Allah Walau Cuma GaramKata nabi, mintalah dengan Allah walaupun cuma doa sekalipun kita hanya mahukan garam. Minta dulu dengan sudah dapat pahala berdoa dan ditambah lagi keberkahan dalam garam cemburu bila kita banyak berterima kasih dengan makhluk sebelum bersyukur dengan Dia. Allah cemburu kita meminta-minta dari manusia. Sekiranya kita meminta-minta dengan Allah. Allah suka dahulu baru berikhtiar dan Siti Rohani Skip to content HomeLandasan AgamaFikih dan MuamalahNasihat HatiNasihat UlamaSejarah IslamHomeLandasan AgamaFikih dan MuamalahNasihat HatiNasihat UlamaSejarah IslamHomeLandasan AgamaFikih dan MuamalahNasihat HatiNasihat UlamaSejarah Islam MINTALAH HANYA KEPADA ALLAH, BAHKAN MEMINTA TALI SANDAL SEKALIPUN MINTALAH HANYA KEPADA ALLAH, BAHKAN MEMINTA TALI SANDAL SEKALIPUN بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ MINTALAH HANYA KEPADA ALLAH, BAHKAN MEMINTA TALI SANDAL SEKALIPUN Dalam sebuah Hadis Qudsi, Allah ﷻ berfirman يا عبادي ! كلكم جائعٌ إلا من أطعمتُه . فاستطعموني أُطعمكم . يا عبادي ! كلكم عارٍ إلا من كسوتُه . فاستكسوني أكْسُكُم “Wahai hamba-Ku. Kalian semua kelaparan, kecuali orang yang Aku berikan makan. Maka mintalah makan kepada-Ku, niscaya Aku akan berikan. Wahai hamba-Ku. Kalian semua tidak berpakaian, kecuali yang Aku berikan pakaian. Maka mintalah pakaian kepada-Ku, niscaya akan Aku berikan” [HR. Muslim no. 2577] Perhatikan, dalam perkara urusan makan dan pakaian saja Allah memerintahkan kita untuk meminta kepada-Nya. Nabi ﷺ bersabda إِذَا تَمَنَّى أَحَدُكُم فَلْيُكثِر ، فَإِنَّمَا يَسأَلُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ “Barang siapa yang mengangankan sesuatu kepada Allah, maka perbanyaklah angan-angan tersebut, karena ia sedang meminta kepada Allah Azza wa Jalla.” [HR. Ibnu Hibban no. 889, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no. 437] Aisyah radhiallahu ta’ala anha juga mengatakan سَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيءٍ حَتَّى الشِّسعَ “Mintalah kepada Allah, bahkan meminta tali sandal sekalipun” [HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/42, Al Albani berkata “mauquf jayyid” dalam Silsilah Adh Dha’ifah no. 1363]. Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan وكان بعض السلف يسأل الله في صلاته كل حوائجه حتى ملح عجينه وعلف شاته “Dahulu para salaf meminta kepada Allah dalam salatnya semua kebutuhannya, sampai-sampai garam untuk adonannya, dan tali kekang untuk kambingnya.” [Jami’ Al Ulum wal Hikam, 1/225] Maka perbanyaklah doa kepada Allah, bahkan untuk perkara yang remeh sekalipun, karena hal ini semakin menunjukkan kefaqiran kita di hadapan Allah ﷻ. Ikuti kami selengkapnya di WhatsApp +61 450 134 878 silakan mendaftar terlebih dahulu Website Facebook Instagram NasihatSahabatCom Telegram Pinterest Aisyah radhiyallahu’anha berkata Mintalah kepada Allah kemudahan untuk segala hal. Sampai pun pada urusan tali sandal. Karena jika Allah tidak memudahkannya, niscaya seseorang tidak akan mendapatkan kemudahan.” [Syu’abul Iman 1119/2 karya Al-Baihaqi] mintalahhanyakepadaAllah mohonkepadaAllah doakepadaAllah tauhid tawheed talisandalputus memohonhanyakepadaAllah Related Posts siluet doa © Doa adalah senjatanya orang yang beriman, doa bukan sekedar pelengkap usaha, bukan juga pilihan terakhir dalam memecahkan masalah. Lewat doa, sesungguhnya seorang hamba sedang berkomunikasi dengan Rabbnya, doa adalah media bermanja dengan Allah Ta’ala. Lewat doa, kita bisa curhat apa saja kepada-Nya, tenang kesulitan hidup, usaha, kerja, jodoh, rezeki, dan lain sebagainya. Kita bisa ungkapkan itu semua pada saat kita berdoa, bermunajat kepada Allah Ta’ala. Sungguh sangat disayangkan, bila kita jarang sekali berdoa kepada-Nya. Padahal Allah Ta’ala telah menjanjikan kepada hamba-Nya, “Mintalah, niscaya akan Ku-kabulkan permintaanmu.” Allah Ta’ala menawarkan janji yang tak mungkin Dia ingkari. Sayangnya, masih saja ada di antara kita yang mengabaikan-Nya, tidak yakin dengan janji-Nya; bahkan mungkin sampai enggan berdoa kepada-Nya, menganggap dirinya sendiri adalah yang terhebat, dan menafikan kekuasaan-Nya. Padahal semua yang terjadi di dunia ini, pun pada diri dan kehidupan kita, tak lepas dari peranan-Nya. Berdoalah kepada Allah Ta’ala dalam setiap sujud shalat di hamparan sajadah. Mintalah pada-Nya dengan penuh permohonan, dengan keikhlasan sebagai seorang hamba. Buanglah sikap sombong yang bercokol dalam diri. Pasrahkan semuanya hanya pada Allah Ta’ala. Yakinlah, Allah Ta’ala akan mengabulkan doa kita. Berdoalah dengan khusuk, jangan tergesa-gesa. Pasalnya, doa yang tergesa-gesa, kecil kemungkinannya akan dikabulkan, bahkan tergesa-gesa bisa termasuk kategori meremehkan doa. Seorang tabi’in bernama Urwah bin Zubeir pernah menegur seseorang yang tergesa-gesa ketika shalat. Selesai shalat, Urwah bin Zubeir pun mendekatinya seraya berkata, “Wahai saudaraku, tidakakah engkau mengutarakan hajatmu kepada Allah selama shalat ?” “Sungguh,” lanjutnya, “Aku senantiasa meminta kepada Allah ketika sedang shalat.” Pungkasnya, “Bahkan garam pun, aku meminta dari-Nya.” Kita bisa minta apa saja kepada Allah Ta’ala, karena Dialah Pemilik segalanya. Tak ada yang tak bisa, jika Dia berkehendak. Kehendak-Nya mampu memupuskan kemustahilan. Mulai saat ini, mari senantiasa berdoa kepada Allah Ta’ala. Mintalah kepada-Nya untuk semua yang menjadi hajat kita. Doakan pula kaum muslimin di seluruh belahan bumi ini, serta doa untuk negeri ini; agar terbebas dari bencana dan diberikan keberkahan tiada tara. [Mustaqim Aziz]

mintalah kepada allah walau hanya garam